Pembiayaan Rumah Murah Dioptimalkan

KF9A8347 sosialisasipermenpupr no21

foto; Kemenpupr

JAKARTA, 22 JUNI 2016. Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menargetkan optimalisasi pembiayaan perumahan melalui Permen PUPR No. 21/PRT/M/2016.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi jualbeli.property, baru-baru ini, Maurin Sitorus Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menjelaskan, Permen tersebut mencakup aturan mengenai KPR Sejahtera, KPS SSB ( Subsidi Selisih Bunga), KPR SSM(Subsidi Selisih Marjin) dan SBUM (Subsidi Bantuan Uang Muka).

“Dahulu permen untuk masing –masing KPR dibuat tersendiri akan tetapi sekarang Kami membuatnya dalam satu permen yang samayaitu PermenPUPR No. 21/PRT/M/2016. Sehingga akan lebih memudahkan untuk melihatnya”, ujar Maurin.

Menurut dia, Terkait Permen PUPR yang baru ini, tidak banyak yang berubah dari sebelumnya, hanya untuk persyaratan bagi kelompok sasaran MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) yang berhak mendapatkan Subsidi KPR (Kredit Pemilikan Rumah), diwajibkan sudah memiliki SPT Tahunan.

BACA JUGA; Digital Market Genjot Pemasaran Properti

Lebih jauh, kata Maurin Kementerian PUPR akan tetap memberikan Subsidi BantuanUang Muka (SBUM) kepada MBR yang mendapatkan bantuan KPR Sejahtera, KPS SSB ( SubsidiSelisih Bunga), KPR SSM (Subsidi Selisih Marjin) untuk rumah tapak. (hadi)

BACA JUGA; PJP Luncurkan Marketplace